Celaan Terhadap Orang Orang Yang Tidak Berpendirian

Surat Al-Hajj : 11

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَعْبُدُ اللَّهَ عَلَىٰ حَرْفٍ ۖ فَإِنْ أَصَابَهُ خَيْرٌ اطْمَأَنَّ بِهِ ۖ وَإِنْ أَصَابَتْهُ فِتْنَةٌ انْقَلَبَ عَلَىٰ وَجْهِهِ خَسِرَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ

wa minan-naasi may ya'budulloha 'alaa ḥarf, fa in ashoobahuu khoirunithma`anna bih, wa in ashoobat-hu fitnatuningqolaba 'alaa waj-hih, khosirod-dun-yaa wal-aakhiroh, żaalika huwal-khusroonul-mubiin

ARTI

Dan di antara manusia ada yang menyembah Allah hanya di tepi, maka jika dia memperoleh kebajikan, dia merasa puas dan jika dia ditimpa suatu cobaan, dia berbalik ke belakang. Dia rugi di dunia dan di akhirat. Itulah kerugian yang nyata.

Surat Al-Hajj : 12

يَدْعُو مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُ وَمَا لَا يَنْفَعُهُ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الضَّلَالُ الْبَعِيدُ

yad'uu min duunillaahi maa laa yadhurruhuu wa maa laa yanfa'uh, żaalika huwadh-dholaalul-ba'iid

ARTI

Dia menyeru kepada selain Allah sesuatu yang tidak dapat mendatangkan bencana dan tidak (pula) memberi manfaat kepadanya. Itulah kesesatan yang jauh.

Surat Al-Hajj : 13

يَدْعُو لَمَنْ ضَرُّهُ أَقْرَبُ مِنْ نَفْعِهِ ۚ لَبِئْسَ الْمَوْلَىٰ وَلَبِئْسَ الْعَشِيرُ

yad'uu laman dhorruhuuu aqrobu min naf'ih, labi`sal-maulaa wa labi`sal-'asyiir

ARTI

Dia menyeru kepada sesuatu yang (sebenarnya) bencananya lebih dekat daripada manfaatnya. Sungguh, itu seburuk-buruk penolong dan sejahat-jahat kawan.