Kaum Musyrikin Diazab Oleh Tuhan Dengan Hukuman Kelaparan Sebagai Hukuman Yang Ringan
Surat Ad-Dukhan : 1
حم
ḥaa miiim
ARTI
Ha Mim
Surat Ad-Dukhan : 2
وَالْكِتَابِ الْمُبِينِ
wal-kitaabil-mubiin
ARTI
Demi Kitab (Al-Qur´an) yang jelas,
Surat Ad-Dukhan : 3
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ
innaaa anzalnaahu fii lailatim mubaarokatin innaa kunnaa munżiriin
ARTI
sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan.
Surat Ad-Dukhan : 4
فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ
fiihaa yufroqu kullu amrin ḥakiim
ARTI
Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh Hikmah,
Surat Ad-Dukhan : 5
أَمْرًا مِنْ عِنْدِنَا ۚ إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ
amrom min 'indinaa, innaa kunnaa mursiliin
ARTI
(yaitu) urusan dari sisi Kami. Sungguh, Kamilah yang mengutus Rasul-rasul,
Surat Ad-Dukhan : 6
رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
roḥmatam mir robbik, innahuu huwas-samii'ul-'aliim
ARTI
sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui,
Surat Ad-Dukhan : 7
رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ إِنْ كُنْتُمْ مُوقِنِينَ
robbis-samaawaati wal-ardhi wa maa bainahumaa, ing kuntum muuqiniin
ARTI
Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, jika kamu orang-orang yang meyakini.
Surat Ad-Dukhan : 8
لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ رَبُّكُمْ وَرَبُّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ
laaa ilaaha illaa huwa yuḥyii wa yumiit, robbukum wa robbu aabaaa`ikumul-awwaliin
ARTI
Tidak ada Tuhan selain Dia, Dia yang menghidupkan dan mematikan. (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu dahulu.
Surat Ad-Dukhan : 9
بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ يَلْعَبُونَ
bal hum fii syakkiy yal'abuun
ARTI
Tetapi mereka dalam keraguan, mereka bermain-main.
Surat Ad-Dukhan : 10
فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ
fartaqib yauma ta`tis-samaaa`u bidukhoonim mubiin
ARTI
Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang tampak jelas,
Surat Ad-Dukhan : 11
يَغْشَى النَّاسَ ۖ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ
yaghsyan-naas, haażaa 'ażaabun aliim
ARTI
yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.
Surat Ad-Dukhan : 12
رَبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ إِنَّا مُؤْمِنُونَ
robbanaksyif 'annal-'ażaaba innaa mu`minuun
ARTI
(Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami. Sungguh, kami akan beriman."
Surat Ad-Dukhan : 13
أَنَّىٰ لَهُمُ الذِّكْرَىٰ وَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مُبِينٌ
annaa lahumuż-żikroo wa qod jaaa`ahum rosuulum mubiin
ARTI
Bagaimana mereka dapat menerima peringatan, padahal (sebelumnya pun) seorang rasul telah datang memberi penjelasan kepada mereka,
Surat Ad-Dukhan : 14
ثُمَّ تَوَلَّوْا عَنْهُ وَقَالُوا مُعَلَّمٌ مَجْنُونٌ
ṡumma tawallau 'an-hu wa qooluu mu'allamum majnuun
ARTI
kemudian mereka berpaling darinya dan berkata, "Dia itu orang yang menerima ajaran (dari orang lain) dan orang gila."