Kekuasaan Allah Menciptakan Alam Dan Nikmat Nikmat Yang Diberikannya Adalah Bukti Bagi Kekuasaannya Membangkitkan Manusia
Surat An-Naba : 1
عَمَّ يَتَسَاءَلُونَ
'amma yatasaaa`aluun
ARTI
Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?
Surat An-Naba : 2
عَنِ النَّبَإِ الْعَظِيمِ
'anin-naba`il-'azhiim
ARTI
Tentang berita yang besar (hari Berbangkit),
Surat An-Naba : 3
الَّذِي هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ
allażii hum fiihi mukhtalifuun
ARTI
yang dalam hal itu mereka berselisih.
Surat An-Naba : 4
كَلَّا سَيَعْلَمُونَ
kallaa saya'lamuun
ARTI
Tidak! Kelak mereka akan mengetahui,
Surat An-Naba : 5
ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ
ṡumma kallaa saya'lamuun
ARTI
sekali lagi tidak! Kelak mereka akan mengetahui.
Surat An-Naba : 6
أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا
a lam naj'alil-ardho mihaadaa
ARTI
Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan,
Surat An-Naba : 7
وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا
wal-jibaala autaadaa
ARTI
dan gunung-gunung sebagai pasak?
Surat An-Naba : 8
وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا
wa kholaqnaakum azwaajaa
ARTI
Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan,
Surat An-Naba : 9
وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا
wa ja'alnaa naumakum subaataa
ARTI
dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat,
Surat An-Naba : 10
وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا
wa ja'alnal-laila libaasaa
ARTI
dan Kami menjadikan malam sebagai pakaian,
Surat An-Naba : 11
وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا
wa ja'alnan-nahaaro ma'aasyaa
ARTI
dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan,
Surat An-Naba : 12
وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا
wa banainaa fauqokum sab'an syidaadaa
ARTI
dan Kami membangun di atas kamu tujuh (langit) yang kokoh,
Surat An-Naba : 13
وَجَعَلْنَا سِرَاجًا وَهَّاجًا
wa ja'alnaa siroojaw wahhaajaa
ARTI
dan Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari),
Surat An-Naba : 14
وَأَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرَاتِ مَاءً ثَجَّاجًا
wa anzalnaa minal-mu'shirooti maaa`an ṡajjaajaa
ARTI
dan Kami turunkan dari awan, air hujan yang tercurah dengan hebatnya,
Surat An-Naba : 15
لِنُخْرِجَ بِهِ حَبًّا وَنَبَاتًا
linukhrija bihii ḥabbaw wa nabaataa
ARTI
untuk Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tanam-tanaman,
Surat An-Naba : 16
وَجَنَّاتٍ أَلْفَافًا
wa jannaatin alfaafaa
ARTI
dan kebun-kebun yang rindang.
Surat An-Naba : 17
إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقَاتًا
inna yaumal-fashli kaana miiqootaa
ARTI
Sungguh, hari keputusan adalah suatu waktu yang telah ditetapkan,
Surat An-Naba : 18
يَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا
yauma yunfakhu fish-shuuri fa ta`tuuna afwaajaa
ARTI
(yaitu) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong,
Surat An-Naba : 19
وَفُتِحَتِ السَّمَاءُ فَكَانَتْ أَبْوَابًا
wa futiḥatis-samaaa`u fa kaanat abwaabaa
ARTI
dan langit pun dibukalah, maka terdapatlah beberapa pintu,
Surat An-Naba : 20
وَسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا
wa suyyirotil-jibaalu fa kaanat saroobaa
ARTI
dan gunung-gunung pun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana.