Manusia Menjadi Kikir Karena Tamaknya Kepada Harta

Surat Al-Adiyat : 1

وَالْعَادِيَاتِ ضَبْحًا

wal-'aadiyaati dhob-ḥaa

ARTI

Demi kuda perang yang berlari kencang terengah-engah,

Surat Al-Adiyat : 2

فَالْمُورِيَاتِ قَدْحًا

fal-muuriyaati qod-ḥaa

ARTI

dan kuda yang memercikkan bunga api (dengan pukulan kuku kakinya),

Surat Al-Adiyat : 3

فَالْمُغِيرَاتِ صُبْحًا

fal-mughiirooti shub-ḥaa

ARTI

dan kuda yang menyerang (dengan tiba-tiba) pada waktu pagi,

Surat Al-Adiyat : 4

فَأَثَرْنَ بِهِ نَقْعًا

fa aṡarna bihii naq'aa

ARTI

sehingga menerbangkan debu,

Surat Al-Adiyat : 5

فَوَسَطْنَ بِهِ جَمْعًا

fa wasathna bihii jam'aa

ARTI

lalu menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,

Surat Al-Adiyat : 6

إِنَّ الْإِنْسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ

innal-insaana lirobbihii lakanuud

ARTI

sungguh, manusia itu sangat ingkar, (tidak bersyukur) kepada Tuhannya,

Surat Al-Adiyat : 7

وَإِنَّهُ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٌ

wa innahuu 'alaa żaalika lasyahiid

ARTI

dan sesungguhnya dia (manusia) menyaksikan (mengakui) keingkarannya,

Surat Al-Adiyat : 8

وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ

wa innahuu liḥubbil-khoiri lasyadiid

ARTI

dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan.

Surat Al-Adiyat : 9

أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِي الْقُبُورِ

a fa laa ya'lamu iżaa bu'ṡiro maa fil-qubuur

ARTI

Maka tidakkah dia mengetahui apabila apa yang di dalam kubur dikeluarkan,

Surat Al-Adiyat : 10

وَحُصِّلَ مَا فِي الصُّدُورِ

wa hushshila maa fish-shuduur

ARTI

dan apa yang tersimpan di dalam dada dilahirkan?

Surat Al-Adiyat : 11

إِنَّ رَبَّهُمْ بِهِمْ يَوْمَئِذٍ لَخَبِيرٌ

inna robbahum bihim yauma`iżil lakhobiir

ARTI

Sungguh, Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui terhadap keadaan mereka.