Nabi Isa Alaihissalam. Mengajak Kaumnya Untuk Beriman Kepada Allah
Surat Az-Zukhruf : 57
وَلَمَّا ضُرِبَ ابْنُ مَرْيَمَ مَثَلًا إِذَا قَوْمُكَ مِنْهُ يَصِدُّونَ
wa lammaa dhuribabnu maryama maṡalan iżaa qoumuka min-hu yashidduun
ARTI
Dan ketika putra Maryam (Isa) dijadikan perumpamaan, tiba-tiba kaummu (suku Quraisy) bersorak karenanya.
Surat Az-Zukhruf : 58
وَقَالُوا أَآلِهَتُنَا خَيْرٌ أَمْ هُوَ ۚ مَا ضَرَبُوهُ لَكَ إِلَّا جَدَلًا ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ خَصِمُونَ
wa qooluuu a aalihatunaa khoirun am huw, maa dhorobuuhu laka illaa jadalaa, bal hum qoumun khoshimuun
ARTI
Dan mereka berkata, "Manakah yang lebih baik, tuhan-tuhan kami atau dia (Isa)?" Mereka tidak memberikan (perumpamaan itu) kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.
Surat Az-Zukhruf : 59
إِنْ هُوَ إِلَّا عَبْدٌ أَنْعَمْنَا عَلَيْهِ وَجَعَلْنَاهُ مَثَلًا لِبَنِي إِسْرَائِيلَ
in huwa illaa 'abdun an'amnaa 'alaihi wa ja'alnaahu maṡalal libaniii isrooo`iil
ARTI
Dia (Isa) tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan nikmat (kenabian) kepadanya, dan Kami jadikan dia sebagai contoh bagi Bani Israil.
Surat Az-Zukhruf : 60
وَلَوْ نَشَاءُ لَجَعَلْنَا مِنْكُمْ مَلَائِكَةً فِي الْأَرْضِ يَخْلُفُونَ
walau nasyaaa`u laja'alnaa mingkum malaaa`ikatan fil-ardhi yakhlufuun
ARTI
Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya ada di antara kamu yang Kami jadikan malaikat-malaikat (yang turun-temurun) sebagai pengganti kamu di bumi.
Surat Az-Zukhruf : 61
وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ فَلَا تَمْتَرُنَّ بِهَا وَاتَّبِعُونِ ۚ هَٰذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ
wa innahuu la'ilmul lis-saa'ati fa laa tamtarunna bihaa wattabi'uun, haażaa shiroothum mustaqiim
ARTI
Dan sungguh, dia (Isa) benar-benar menjadi pertanda akan datangnya hari Kiamat. Karena itu, janganlah kamu ragu-ragu tentang (Kiamat) itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.
Surat Az-Zukhruf : 62
وَلَا يَصُدَّنَّكُمُ الشَّيْطَانُ ۖ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
wa laa yashuddannakumusy-syaithoon, innahuu lakum 'aduwwum mubiin
ARTI
Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh setan, sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.
Surat Az-Zukhruf : 63
وَلَمَّا جَاءَ عِيسَىٰ بِالْبَيِّنَاتِ قَالَ قَدْ جِئْتُكُمْ بِالْحِكْمَةِ وَلِأُبَيِّنَ لَكُمْ بَعْضَ الَّذِي تَخْتَلِفُونَ فِيهِ ۖ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ
wa lammaa jaaa`a 'iisaa bil-bayyinaati qoola qod ji`tukum bil-ḥikmati wa li`ubayyina lakum ba'dhollażii takhtalifuuna fiih, fattaqulloha wa athii'uun
ARTI
Dan ketika Isa datang membawa keterangan, dia berkata, "Sungguh, aku datang kepadamu dengan membawa Hikmah, dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu perselisihkan, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Surat Az-Zukhruf : 64
إِنَّ اللَّهَ هُوَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۚ هَٰذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ
innalloha huwa robbii wa robbukum fa'buduuh, haażaa shiroothum mustaqiim
ARTI
Sungguh, Allah, Dia Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Ini adalah jalan yang lurus."
Surat Az-Zukhruf : 65
فَاخْتَلَفَ الْأَحْزَابُ مِنْ بَيْنِهِمْ ۖ فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْ عَذَابِ يَوْمٍ أَلِيمٍ
fakhtalafal-aḥzaabu mim bainihim, fa wailul lillażiina zholamuu min 'ażaabi yaumin aliim
ARTI
Tetapi golongan-golongan (yang ada) saling berselisih di antara mereka, maka celakalah orang-orang yang zalim karena azab pada hari yang pedih (Kiamat).
Surat Az-Zukhruf : 66
هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا السَّاعَةَ أَنْ تَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
hal yanzhuruuna illas-saa'ata an ta`tiyahum baghtataw wa hum laa yasy'uruun
ARTI
Apakah mereka hanya menunggu saja kedatangan hari kiamat yang datang kepada mereka secara mendadak, sedang mereka tidak menyadarinya?
Surat Az-Zukhruf : 67
الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ
al-akhillaaa`u yauma`iżim ba'dhuhum liba'dhin 'aduwwun illal-muttaqiin
ARTI
Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.