Suatu Tamsil Yang Terdapat Pada Keadaan Manusia Tentang Keesaan Allah

Surat Ar-Rum : 28

ضَرَبَ لَكُمْ مَثَلًا مِنْ أَنْفُسِكُمْ ۖ هَلْ لَكُمْ مِنْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ مِنْ شُرَكَاءَ فِي مَا رَزَقْنَاكُمْ فَأَنْتُمْ فِيهِ سَوَاءٌ تَخَافُونَهُمْ كَخِيفَتِكُمْ أَنْفُسَكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

dhoroba lakum maṡalam min anfusikum, hal lakum mimmaa malakat aimaanukum min syurokaaa`a fii maa rozaqnaakum fa antum fiihi sawaaa`un takhoofuunahum kakhiifatikum anfusakum, każaalika nufashshilul-aayaati liqoumiy ya'qiluun

ARTI

Dia membuat perumpamaan bagimu dari dirimu sendiri. Apakah (kamu rela jika) ada di antara hamba sahaya yang kamu miliki, menjadi sekutu bagimu dalam (memiliki) rezeki yang telah Kami berikan kepadamu, sehingga kamu menjadi setara dengan mereka dalam hal ini, lalu kamu takut kepada mereka sebagaimana kamu takut kepada sesamamu. Demikianlah Kami jelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengerti.

Surat Ar-Rum : 29

بَلِ اتَّبَعَ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَهْوَاءَهُمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۖ فَمَنْ يَهْدِي مَنْ أَضَلَّ اللَّهُ ۖ وَمَا لَهُمْ مِنْ نَاصِرِينَ

balittaba'allażiina zholamuuu ahwaaa`ahum bighoiri 'ilm, fa may yahdii man adhollalloh, wa maa lahum min naashiriin

ARTI

Tetapi orang-orang yang zalim, mengikuti keinginannya tanpa ilmu pengetahuan, maka siapakah yang dapat memberi petunjuk kepada orang yang telah disesatkan Allah. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi mereka.