Melakukan Shalat Sunah Di mana Shalat Wajib Dilakukan
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ إِذَا صَلَّى أَنْ يَتَقَدَّمَ أَوْ يَتَأَخَّرَ أَوْ عَنْ يَمِينِهِ أَوْ عَنْ شِمَالِهِ يَعْنِي السُّبْحَةَ
1182-1448. Dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW beliau bersabda, "Apakah salah satu di antara kalian tidak mampu apabila shalat hendaknya dia maju atau mundur,
atau bergeser ke samping kanannya atau kirinya'' Maksudnya shalat sunah. Shahih, Shahih Abu Daud (629, 922).
عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُصَلِّي الْإِمَامُ فِي مُقَامِهِ الَّذِي صَلَّى فِيهِ الْمَكْتُوبَةَ حَتَّى يَتَنَحَّى عَنْهُ
1183-1449. Dari Mughirah bin Syu'bah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah seorang imam shalat (sunah) di tempat yang telah dia pakai untuk shalat wajib,
sampai dia dapat agak bergeser dari tempat itu" Shahih, Shahih Abu Daud (629). Al Misykah (953).