Memberi Makan Tidaklah Mudah
|Al-Balad : 12|
وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْعَقَبَةُ
ARTI
Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki dan sukar itu?
(Tahukah kamu) maksudnya apakah kamu mengetahui (apakah jalan yang sulit) yang akan ditempuhnya itu Ungkapan ini mengagungkan kedudukan jalan tersebut.
Ayat ini merupakan Jumlah Mu'taridhah atau kalimat sisipan; kemudian dijelaskan oleh ayat berikutnya, yaitu:
|Al-Balad : 13|
فَكُّ رَقَبَةٍ
ARTI
(Yaitu) melepaskan perbudakan (hamba sahaya),
(Melepaskan budak) dari perbudakan, yaitu dengan cara memerdekakannya.
|Al-Balad : 14|
أَوْ إِطْعَامٌ فِي يَوْمٍ ذِي مَسْغَبَةٍ
ARTI
atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan,
(Atau memberi makan pada hari kelaparan) yakni sewaktu terjadi bencana kelaparan.
|Al-Balad : 15|
يَتِيمًا ذَا مَقْرَبَةٍ
ARTI
(kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,
(Kepada anak yatim yang ada hubungan kerabat) atau famili.
|Al-Balad : 16|
أَوْ مِسْكِينًا ذَا مَتْرَبَةٍ
ARTI
atau orang miskin yang sangat fakir.
(Atau orang miskin yang sangat fakir) artinya karena amat miskinnya hanya beralaskan tanah. Menurut suatu qiraat kedua Fi'il tersebut diganti menjadi dua Mashdar yang kedua-duanya dirafa'kan.
Yang pertama dimudhafkan kepada lafal Raqabatin sedangkan yang kedua ditanwinkan, maka sebelum lafal Al-'Aqabah diperkirakan adanya lafal Iqtihaam. Qiraat ini merupakan penjelasan dari makna ayat-ayat tersebut.