Penghuni Neraka Juga Mendapat Minuman dari Nanah

|An-Naba : 24|

لَا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا

ARTI

mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,

Tafsir Jalalain

(Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya) mereka tidak pernah merasakan tidur di dalamnya (dan tidak pula mendapat minuman) minuman yang lezat.

|An-Naba : 25|

إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا

ARTI

selain air yang mendidih dan nanah,

Tafsir Jalalain

(Kecuali) atau selain (air yang mendidih) yaitu air yang panasnya tak terperikan (dan nanah) dapat dibaca Ghasaaqan dan Ghassaaqan artinya nanah yang keluar dari tubuh penghuni-penghuni neraka; mereka diperbolehkan untuk meminumnya.

|An-Naba : 26|

جَزَاءً وِفَاقًا

ARTI

sebagai pembalasan yang setimpal.

Tafsir Jalalain

(Sebagai pembalasan yang setimpal) atau sesuai dengan amal perbuatan mereka, karena tiada suatu dosa pun yang lebih besar daripada kekafiran, dan tiada azab yang lebih besar daripada azab neraka.

|An-Naba : 27|

إِنَّهُمْ كَانُوا لَا يَرْجُونَ حِسَابًا

ARTI

Sesungguhnya dahulu mereka tidak pernah mengharapkan perhitungan,

Tafsir Jalalain

(Sesungguhnya mereka tidak mengharapkan) artinya, mereka tidak takut (kepada hisab) karena mereka ingkar kepada adanya hari berbangkit.

|An-Naba : 28|

وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كِذَّابًا

ARTI

dan mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat Kami.

Tafsir Jalalain

(Dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami) mendustakan Alquran (dengan sesungguh-sungguhnya) maksudnya, dengan kedustaan yang sesungguhnya.